Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi dunia pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Di tengah tuntutan pembelajaran yang lebih kreatif dan adaptif, guru PAUD dituntut tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga menggunakannya secara bijak untuk mendukung tumbuh kembang anak. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung berkolaborasi dengan Program Studi PIAUD UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menyelenggarakan Seminar Nasional Virtual bertajuk “Implementasi Kurikulum Deep Learning Berbasis AI untuk Anak Usia Dini: AI Sahabat Guru PAUD dalam Membuat Media Belajar Lebih Mudah dan Menarik” pada Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung melalui Zoom Meeting sejak pukul 09.00 WIB ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta guru PAUD, RA, dan TK dari berbagai daerah. Seminar menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan anak usia dini, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang saat ini banyak muncul di kalangan pendidik tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat tanpa mengabaikan karakteristik belajar anak yang mengedepankan bermain, berinteraksi, dan bereksplorasi.

Bagi sebagian peserta, seminar ini menjadi kesempatan untuk memahami AI secara lebih dekat. Teknologi yang selama ini sering dianggap rumit ternyata dapat dimanfaatkan untuk membantu guru merancang media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul sepanjang kegiatan berlangsung.

Seminar dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung Nanang Supriyadi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kehadiran AI perlu dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kreativitas dan inovasi pembelajaran.

AI sebagai Sahabat Guru PAUD

“AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi sahabat yang membantu guru PAUD menciptakan media pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan menarik. Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi dapat mendukung proses belajar sambil bermain yang menjadi karakteristik utama pendidikan anak usia dini.”

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, Khairiah. Kolaborasi antara kedua program studi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kompetensi guru dan calon guru PAUD dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital.

Wawasan Konseptual dan Praktik Pemanfaatan AI

Untuk memperkaya wawasan peserta, seminar menghadirkan dua narasumber yang membahas pemanfaatan AI dari sisi konseptual hingga praktik.Untung Nopriansyah memaparkan konsep kurikulum deep learning serta strategi integrasi AI yang tetap memperhatikan aspek tumbuh kembang anak usia dini. Sementara itu,Dini Widiyanti memberikan demonstrasi penggunaan berbagai perangkat AI yang dapat membantu guru menghasilkan media pembelajaran visual dan audio secara lebih cepat, efektif, dan menarik.

Tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, peserta juga diajak mengenal berbagai pemanfaatan AI yang dapat mendukung aktivitas pembelajaran sehari-hari. Melalui sesi praktik dan diskusi interaktif, peserta mendapatkan gambaran tentang bagaimana teknologi dapat membantu guru menyusun bahan ajar, mengembangkan media pembelajaran yang lebih variatif, serta meningkatkan efisiensi dalam proses persiapan pembelajaran tanpa mengurangi peran penting guru sebagai pendamping utama anak dalam belajar.

Kegiatan ini turut didampingi oleh jajaran pengelola program studi dari kedua perguruan tinggi. Dari PIAUD UIN Raden Intan Lampung hadir kaprodi Heny Wulandari dan Sekretaris Prodi Riska Primanisa. Sementara dari UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu hadir Kaprodi Dita Lestari beserta jajaran dosen dan pengelola program studi.

Harapan untuk Guru dan Calon Guru PAUD

Melalui seminar nasional ini, PIAUD UIN Raden Intan Lampung dan PIAUD UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu berharap para guru, mahasiswa, dan calon guru PAUD semakin siap memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab. Di tengah perubahan yang terus berlangsung, kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi salah satu bekal penting bagi pendidik untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif sekaligus tetap berpusat pada kebutuhan dan perkembangan anak.

PIAUD UIN RIL dan UINFAS Bengkulu Dorong Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran Anak Usia Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *